Kebakaran diduga bermula dari api yang berasal dari lahan di sekitar lokasi. Tiupan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat menjalar ke area penyimpanan kopra yang mudah terbakar sehingga membesar dalam waktu singkat.
Menerima informasi tersebut, Yonif 918/Matufu Maliuntinufu segera mengerahkan personel beserta armada mobil pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian. Berkat upaya pemadaman yang dilakukan bersama masyarakat, kobaran api berhasil dilokalisir sehingga tidak merembet ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
Komandan Yonif 918/Matufu Maliuntinufu, Mayor Inf Angga Singgih Lestiawan, S.S.T.HAN., S.I.P., M.I.P., mengatakan bahwa tindakan cepat tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan wujud respons cepat kami sebagai anggota TNI untuk membantu masyarakat," ujar Mayor Inf Angga Singgih Lestiawan.
Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan terkendali. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut. R3D


