BITUNG | SULAWESIZONE — Sabtu, 5 September 2026 — Pedagang eks korban kebakaran Pasar Kanopi di Kota Bitung masih menunggu kepastian terkait keberlanjutan dan pemanfaatan fasilitas pasar. Kebakaran yang terjadi pada 9 September 2023 menjadi awal dari persoalan yang hingga kini masih diperjuangkan para pedagang.
Zulfanto Yunus mengatakan, para pedagang masih membutuhkan kepastian mengenai keberlanjutan Pasar Kanopi. Ia menilai proses tindak lanjut terhadap kondisi pasar berjalan lambat, sementara sejumlah fasilitas yang telah tersedia mulai mengalami kerusakan.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah sejumlah pintu rolling door yang mulai rusak. Para pedagang berharap fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan sehingga kondisinya tidak semakin memburuk.
Selain kondisi fasilitas, pedagang juga menyoroti proses birokrasi yang dinilai masih lamban. Mereka berharap proses administrasi dan tindak lanjut dari pemerintah dapat dipercepat agar terdapat kejelasan bagi para pedagang.
Solidaritas Pedagang Kanopi Kota Bitung disebut telah beberapa kali menyampaikan aspirasi kepada Wali Kota Bitung. Pertemuan tersebut dilakukan untuk mempertanyakan perkembangan serta tindak lanjut terhadap kondisi Pasar Kanopi.
Pedagang juga telah bertemu dengan Sekretaris Daerah Kota Bitung. Dalam pertemuan tersebut, mereka mempertanyakan pemanfaatan ruko yang telah tersedia serta rencana pembangunan tahap kedua
Para pedagang berharap Pemerintah Kota Bitung dapat memberikan kepastian mengenai keberlanjutan Pasar Kanopi. Mereka juga meminta perhatian terhadap kondisi pedagang eks kebakaran yang masih berjualan dengan memanfaatkan fasilitas publik atau badan jalan.
Solidaritas Pedagang Kanopi Bitung meminta Pemerintah Wali Kota Bitung menindaklanjuti aspirasi tersebut serta turun langsung melihat kondisi Pasar Kanopi. Setelah tiga tahun sejak kebakaran pada 9 September 2023, mereka berharap persoalan yang dihadapi dapat segera memperoleh kepastian dan solusi. (RED)2






